Kamis, 12 Maret 2015

Profesor Yahudi: Hanya Ada Satu Agama, Yaitu Islam

          Profesor Sejarah Universitas Hebrew, Yerusalem, Moshe Sharon, menegaskan pada dasarnya, agama di alam semesta ini hanyalah satu. Agama tersebut mengokohkan keesaan Allah dan menegaskan nabi Muhammad sebagai utusan Allah. “Dari mulai diciptakannya semesta ini, hanya ada satu agama, yaitu Islam,” ujarnya, sebagaimana ditayangkan kantor berita Israel, Arutzsheva, yang dikutip pengguna youtube, Bahrain Tahir, pada 2012 lalu.
Dalam video berdurasi hampir tiga menit ini, Moshe menjelaskan lebih lanjut, jika ada siapapun menyatakan tempat ini adalah kuil Sulaiman, maka muslim akan menyatakan itu benar. “Solomon (sulaiman, - red) adalah muslim. David (Daud, - red), Abraham (Ibrahim, - red), Moses (Musa, - red), Yesus (Isa, - red), adalah muslim.
“Inilah yang saya maksudkan dengan islamisasi sejarah. Di seluruh islamisasi sejarah akan ada islamisasi geografi, semua wilayah yang berhubungan dengan tokoh-tokoh tadi adalah wilayah muslim,” tegas Sharon, yang ketika tampil mengenakan tutup kepala ala Yahudi atau //yarmuk//.
Wilayah-wilayah tersebut, jelasnya, terlepas apakah sesudah Nabi Muhamad datang atau belum, harus dibebaskan. “Bukan untuk ditaklukkan. Yang ada adalah untuk dibebaskan,” imbuhnya. Islam muncul di sejarah, pada saat Muhammad, adalah sebagai pembebas. Tidak ada penjajahan dalam Islam. Yang ada adalah pembebasan dalam Islam.

Nyerah Melawan Al Qassam, Israel Pernah Minta Hamas Jauhi Tepi Barat Dan Yerusalem.


Hamas pejuang 8Eramuslim – Seorang pemimpin Hamas mengungkapkan bahwa penajjah Israel telah menawarkan pembangunan ekonomi di Jalur Gaza, termasuk bandara dan pelabuhan, dengan syarat memishkan diri dari pemerintahan Palestina di wilayah Tepi Barat.
Seperti dikutip kantor berita Ma’a Palestina dari Mousa Abu Marzouk dalam keterangannya di jejaring sosial Facebook menyatakan, “Hamas dengan tegas menolak proposal pertukaran perdamaian jangka panjang antara yang diajukan oleh penjajah Israel.”
Mousa Abu Marzouk menjelaskan bahwa dalam proposal tersebut pemerintah penjajah Israel meminta Hamas untuk menjauhi Israel dan Tepi Barat dalam jangka waktu 5-15 tahun, dengan imbalan pembangunan ekonomi, termasuk bandara dan pelabuhan.
Perlu diketahui bahwa sejak memenangkan pemilu pada akhir 2006 lalu, pemerintah Zionis Israel segera memberlakukan blokade darat, laut dan udara terhadap wilayah Jalur Gaza yang menjadi basis utama gerakan Hamas dan faksi perjuangan Palestina lainnya. (Alarabiya/Ram)

Daulah Islam Terima Janji Setia Boko Haram



Abu Mohammed al AdnaniDaulah  Islam di Irak dan Suriah  menyambut janji kesetiaan Boko Haram, menurut sebuah rekaman dari juru bicaranya.
“Kami mengumumkan kepada Anda kabar baik dari perluasan kekhalifahan ke Afrika Barat karena khalifah … telah menerima kesetiaan saudara-saudara kita dari kelompok Sunni karena memberitakan dan jihad,” kata juru bicara ISIS Mohammed al-Adnani di pesan.
Daulah Islam telah menyita sebagian besar wilayah Irak dan Suriah dan menyatakan sebuah “khilafah” Islam di sana, dan juga telah menerima kesetiaan dari jihad di Mesir dan Libya.
Pada hari Sabtu, sebuah rekaman dikaitkan dengan pernyataan pemimpin Boko Haram Abubakar Shekau yang mengatakan “kami mengumumkan kesetiaan kita kepada Khalifah kaum muslimin, Ibrahim bin Awad bin Ibrahim al-Husseini al-Qurashi,” mengacu pada  Abu Bakr al-Baghdadi.
Adnani mendesak umat Islam sekitarnya untuk bergabung dengan mujahidin di Afrika Barat dan bersikeras bahwa kekhalifahan terus tumbuh.
“Khilafah  maju ke arah yang benar. Kami memerangi  Tentara Salib dan Rafidah (Syi’ah) dan hari demi hari Daulah Islam menjadi kuat, “katanya.
Dia bersikeras bahwa mujahidin  “yakin akan kemenangannya” dengan berbagai  tantangan yang dihadapi. (Arby/Dz)

Jabhah Nusra Kembali Tekan Tentara Syiah Assad di Latakia, 50 Tewas



Members of al Qaeda's Nusra Front gesture as they drive in a convoy touring villages in the southern countryside of IdlibEramuslim – Lebih dari 50 tentara rezim Assad tewas saat pertempuran dengan Jabhab Nusra di atas puncak bukit strategis di provinsi dimana beradanya lokasi rumah  Bashar al-Assad, sebuah kelompok pemantau mengatakan pada hari Kamis.
Pasukan pemerintah bentrok dengan Jabhah Nusra  didukung oleh kelompok-kelompok Islam bersenjata lainnya di sebuah desa di provinsi Latakia di barat laut.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan pertempuran pecah pada Rabu dan pertempuran  sepanjang malam di distrik Jabal al-Akrad, wilayah  yang merupakan jantung dari keluarga  Assad yang berkuasa.
Al-Nusra  dan sekutunya berupaya merebut kembali desa Dourine, yang dekat dengan kota utama distrik, Salma.
Mereka kehilangan desa yang direbut  pasukan Assad pekan lalu setelah Nusra memegangnya selama lebih dari setahun.
“Bentrokan Rabu menyebabkan 50 tewas dari kedua belah pihak. Ada banyak korban lainnya , “kata Kepala Observatorium Rami Abdel Rahman.
“Al-Nusra berhasil merebut kembali bagian dari desa, tapi rezim masih mengendalikan puncak bukit yang menghadap kota Salma,” katanya.
Distrik pegunungan Jabal al-Akrad, yang diterjemahkan Gunung Kurdi, adalah benteng mujahidin di provinsi Latakia
Meskipun namanya Gunung Kurdi, tapi wilayah itu dihuni kebanyakan oleh Sunni Arab yang merupakan  pendukung awal protes terhadap rezim Assad pada tahun 2011.
Jabal al-Akrad terletak dekat dengan desa-desa yang dihuni oleh Syiah Alawi,  termasuk Assad sebagai pemeluknya .
Di provinsi  Homs, setidaknya lima tentara rezim Assad tewas pada hari Kamis ketika seorang pembom bunuh diri meledakkan sebuah mobil bermuatan bahan peledak di sebuah pos pemeriksaan militer, kata Observatorium yang berbasis di Inggris.
Kantor berita negara Suriah SANA juga melaporkan ledakan itu. Dikatakan empat orang tewas, tanpa menentukan apakah mereka adalah tentara atau warga sipil. (Arby/Dz)

Selasa, 10 Maret 2015

Saudi adalah Peringkat Pertama Pembeli Persenjataan AS


tank-tank saudi
Eramuslim – Sebuah perusahaan pengamat asal Colorado “HIS” menyatakan bahwa Kerajaan Arab Saudi menempati peringkat pertama dunia untuk pembelian senjata asal AS, meskipun negara kaya minyak tersebut tidak dalam kondisi berperang.
Dalam laporan IHS yang dikeluarkan pada Senin (09/03) kemarin menyatakan bahwa ditahun 2015 ini belanja persenjataan Arab Saudi akan meningkat menjadi US $ 9,8 untuk membeli senjata dari AS, atau meningkat 52% dari tahun sebelumnya.
Anggaran tersebut lebih besar dari gabungan belanja senjata negara-negara di Eropa Barat yang diperkirakan akan menghabiskan US $ 8,7 miliar.
Tercatat pada tahun 2014 lalu Arab Saudi telah menghabiskan dana sebesar US $ 6,5 miliar untuk membeli senjata dari AS. (Rassd/Ram)
Berikut cuplikan video persenjataan yang dimiliki Arab Saudi:

Minggu, 08 Maret 2015

Tanda Akhir Zaman, Al Quran Tersebar Luas, Ahli Agama Tak Dihormati

hapal quranNabi memprediksi suatu masa dimana Al qur’an akan mudah didapat, dibaca secara luas, tapi tidak diikuti. Diriwayatkan dari Muadz bahwa Nabi Saw bersabda :
Akan muncul huru hara dimana kemudian sejumlah uang dikumpulkan dan Al qur’an pun dibuka dan ia dibaca baik oleh orang-orang beriman maupun oleh orang-orang kafir, laki-laki maupun perempuan,  tua maupun muda. Seseorang akan membacanya dan berseru,” Tidak ada yang mau !” Lalu ia duduk di dalam rumahnya dan membuat ruang tersendiri seperti masjid  di dalam rumahnya Lalu ia akan mengada-ngadakan hal baru dalam agama yang tidak ditemukan dalam Kitabullah atau sunah rasulullah. Waspadalah terhadap bid’ah yang mereka buat, karena sesungguhnya hal  tersebut akan menyesatkan kalian .” (HR Muslim, Abu Dawud, Ad-darimi)
Dalam hadis ini dan hadis –hadis lainnya. Nabi Saw mengawali sabdanya dengan ungkapan “ akan muncul huru-hara di mana kemudian sejumlah besar uang dkumpulkan..” Kini sebenarnya kita sering menyaksikan ketidak jelasan semacam itu. Di tiap-tiap mesjid kita menemukan orang-orang merogoh sakunya untuk pengumpulan  dana, dimana jutaan uang terkumpul katanya untuk tujuan kegamaan, namun hanya Allah yang tahu kemana dan bagaimana uang tersebut di salurkan.
Selanjutnya hadis tersebut menyebutkan,” dan Al qur’an akan dibuka.” Nabi Saw memberi tahu kita bahwa pada akhir zaman Al qur’an akan dibuka. Perhatikan dengan cermat  kata “al Qur’an akan di dibuka (yuftah) dan bukan “ Al qur’an akan dipelajari (yudras). Terbuka- berarti di buat mudah dibaca atau tersedia di mana-mana.
Kemudian sekarang ini kita menyaksikan anak-anak muslim sudah hafal seluruh ayat Al Qur’an dalam usia yang masih belia. Namun mereka tidak mempelajari maknanya. Dan orang tua tidak banyak yang menganjurkan anak-anaknya untuk mempelajari  hukum Allah (syariat). Mereka hanya menyekolahkan anak mereka untuk menghafal Al Qur’an di luar kepala dari awal sampai akhir.
Hadis itu kemudian menyebutkan,” Al Qur’an akan dibaca, baik oleh orang-orang yang beriman maupun kafir.     Disini, Nabi Saw telah meramalkan bahwa Al Qur’an akan dibaca baik oleh muslim maupun non muslim, Fenomena tersebut sedang terjadi hari ini dalam skala yang luas. Terjemahan al Qur’an sudah tersedia di semua toko buku dan perpustakaan, hampir dalam semua bahasa. Bukan saja para penulis muslim yang mengkaji dan mengomentarai AL Qur’an, tetapi juga orang-orang non muslim yang mengkaji dan mengomentari Al Qur’an tanpa kedalaman pengetahuan atau pemahaman terhadap isi, konteks atau makna yang terkandung dalam ayat-ayatnya.
Namun, Nabi Muhammad Saw mengatakan lebih jauh lagi, Seseorang akan membaca Al qur’an tetapi tidak mendapati orang yang menjadi pengikutnya,” Itu terjadi karena ia membacanya tanpa pengetahuan dan pemahaman agama. Para pemimpin dewasa ini mengatakan bahwa seseorang tidak perlu mempelajari Al Qur’an dari seorang ulama. Mereka mengatakan,” Bacalah sendiri Al Qur’an dan Hadist .”  Kebanyakan orang Islam tidak mengikuti arahan sesat itu kemudian menemukan diri mereka terasing, dia kemudian akan membuat  ruangan di dalam rumahnya seperti kantor untuk kepentingan keagamaan dan duduk di atas sajadahnya di depan komputer. Orang pada zaman modern telah menciptakan ruang obrolan Islam dan ‘masjid’ di internet.
Dengan mudahnya sekarang setiap muslim bahkan kafir, membuka-buka Al Qur’annya tanpa mempelajarinya secara keseluruhan, memungut satu ayat dan menjadikannya landasan untuk memberikan keputusan tentang sebuah kasus.  Alih-alih membuka Al Qur’an untuk mencari petunjuk tentang sebuah persoalan, mereka justru memulainya dengan pendapat mereka sendiri dan kemudian mencari-cari ayat dalam Al Qur’an yang mereka dapat gunakan untuk mendukung pendapat mereka, entah pendapat itu benar atau salah.
Tanpa mengetahui apa yang mungkin dikatakan oleh ayat-ayat lain tentang persoalan tersebut, atau tanpa mengetahui makna sebenarnya dari ayat itu , peristiwa dan kondisi dari turunnya suatu ayat, upaya itu akan menyesatkan dan melahirkan kesalahan (bid’ah) dalam agama. Nabi saw , menggambarkan situasi tersebut 1400 tahun yang lampau dan memperingatkan dengan tegas,” waspadalah terhadap bid’ah yang mereka buat , karena sesungguhnya hal tersebut akan menyesatkan kalian!’
Kini , setiap orang bisa belajar sendiri secara otodidak , menegaskan pendapatnya sendiri dan menolak pendapat orang lain seperti yang diprediksi oleh Nabi Saw bahwa  orang cinta kepada pendapatnya sendiri. Orang tidak lagi menerima nasehat  dan sangat fanatik dengan keyakinan masing-masing dan tidak peduli dengan masukan orang lain . Hubungan guru-murid  hampir-hampir  hilang. , padahal hubungan guru-murid dalam Islam ini sangat penting bagi pendidikan Islam. Hubungan guru-murid merupakan landasan untuk menyampaikan pengetahuan keislaman sejak turunnya wahyu pertama. Lagipula, bukanlah Allah bisa saja mengukir wahyu dengan cahaya di atas langit yang bisa dibaca dengan mudah oleh orang-orang Islam? Namun Dia memilih untuk mewahyukan Al Qur’an dan menyampaikannya lewat malaikat kepada para Nabi  dan kemudian dari generasi ke generasi. Wahyu terjadi dengan cara seperti itu bukan dengan alasan lain kecuali untuk menekankan bahwa setiap orang harus belajar dari seseorang yang lebih mengetahui. Dan ini sesuai dengan perintah dalam Al Qur’an:
Tanyakanlah olehnu kepada orang-orang yang berilmu, jika tiada mengetahui (Q 21;7)
Nabi Saw sendiri berkali-kali menegaskan bahwa ia belajar Al Qur’an melalui Malaikat Jibril. Jibril menyampaikan Al Qur’an kepada Nabi Saw dan beliau mengajarkannya kepada para sahabatnya, selanjutnya sahabat meneruskannya kepada para tabi’in dan demikian seterusnya dalam rantai tanpa putus.
- Syeikh Muhammad Hisyam kabbani-

Sabtu, 07 Februari 2015

Raja Salman dan Masa Depan Ikhwanul Muslimin

dafimunir.blogspot.com Tentu masa depan hanya Allah yang Mahatahu. Harapan terbaik adalah yang disandarkan kepada Allah semata. Hanya saja, jika Allah menghendaki kebaikan, maka Allah akan memilih manusia-manusia yang menjadi khalifahnya. Tidak ada salahnya kita berharap perubahan signifikan terhadap Raja baru Saudi Arabia. Kendati saat ini, tak satupun penguasa, melainkan harus mendapat restu dari Amerika dan Inggris.
Namun perubahan yang memunculkan harapan baru, sangat terasa. Terutama kebijakan Raja Saudi tentang hubungannya dengan Ikhwanul Muslimin, gerakan Islam terorganisir dan terbesar di dunia. Banyak yang memprediksi, Saudi akan lebih berpihak kepada Ikhwan. Alasannya ada dua:

Namun perubahan yang memunculkan harapan baru, sangat terasa. Terutama kebijakan Raja Saudi tentang hubungannya dengan Ikhwanul Muslimin, gerakan Islam terorganisir dan terbesar di dunia. Banyak yang memprediksi, Saudi akan lebih berpihak kepada Ikhwan. Alasannya ada dua:Namun perubahan yang memunculkan harapan baru, sangat terasa. Terutama kebijakan Raja Saudi tentang hubungannya dengan Ikhwanul Muslimin, gerakan Islam terorganisir dan terbesar di dunia. Banyak yang memprediksi, Saudi akan lebih berpihak kepada Ikhwan. Alasannya ada dua:Namun perubahan yang memunculkan harapan baru, sangat terasa. Terutama kebijakan Raja Saudi tentang hubungannya dengan Ikhwanul Muslimin, gerakan Islam terorganisir dan terbesar di dunia. Banyak yang memprediksi, Saudi akan lebih berpihak kepada Ikhwan. Alasannya ada dua:

  1. Biangkerok kebijakan Saudi yang sangat membenci Ikhwan, telah disingkirkan Raja Salman hanya dalam 2 jam setelah Raja Abdullah diumumkan wafat. 6 Titah Raja dikeluarkan dan 30 titah raja selanjutnya diterbitkan hanya dalam waktu kurang dari 7 hari setelah dibaiat menjadi raja.
  1. Raja baru Saudi lebih mengakomodasi lembaga-lembaga keIslaman dibanding Raja Abdullah yang lebih mengakomodasi lembaga-lembaga sekuler dan liberal. Raja Salman diprediksi akan lebih mengapresiasi peran dan sumbangsih Ikhwan yang diakui sejak lama turut menggairahkan dunia pendidikan di Saudi Arabia.

Peran Raja Salman yang ditunggu-tunggu adalah, kebijakan luar negeri Saudi Arabia, khususnya terhadap negara-negara anti-Ikhwan, misalnya Mesir, Emirates Arab, Kuwait. Kedekatan Raja Salman dengan Presiden Turki, Erdogan berikut Emir Qatar, menjadi sinyal penting perubahan KSA yang di masa Raja Abdullah disebut-sebut membentuk poros koalisi setan yang dekat dengan Yahudi Israel. Membenci Ikhwan tapi membiarkan Syiah menguasai halaman depan dan dapur Saudi Arabia.Indikasi terkuat, Aljazeera kembali “galak” dan berani menyerang Jenderal kudeta As-Sisi dengan lontaran berita yang lebih garang dibanding sebelumnya. Kembalinya Qatar menjadi pendukung IM, terindikasi kuat berkah dari meninggalnya Raja Abdullah yang beberapa bulan lalu “menjewer” Qatar dengan ancaman-ancaman menakutkan: penarikan Dubes, penutupan jalan darat Saudi-Qatar, bahkan pemutusan keanggotaan Kerjasama Teluk.Pantas saja belum apa-apa Raja Salman sudah diserang ormas-ormas atau orpol tertentu. Salah satunya yang paling nyaring adalah pendapat Amir HT, sikap Emir Dubai, media kudeta Mesir yang sangat negatif soal Raja Salman. Kita hanya bisa berdoa, semoga Allah mengaruniakan taufik dan hidayahnya untuk raja-raja dan para pemimpin dunia Islam. Allaahumma qad ballaghtu, fasyhad.